Saturday, April 7, 2012

Buletin Bulan Maret 2012


Redaksi

Felicia Lukito





e-mail





dokumentasi



RENUNGAN  ROHANI

Asuhan:
Rm. Reinier Van Leeuwen, SCJ


BERDOA SAMPAI SESUATU TERJADI


Seorang laki-laki sedang tidur di pondoknya ketika kamarnya tiba-tiba menjadi terang, dan nampaklah Sang Juruselamat. Tuhan berkata padanya bahwa ada pekerjaan yang harus dilakukannya.
Lalu Tuhan menunjukkan padanya sebuah batu besar di depan pondoknya. Tuhan menjelaskan bahwa ia harus mendorong batu itu dengan seluruh kekuatannya.
Hal ini dikerjakan laki-laki itu setiap hari. Bertahun- tahun ia bekerja sejak matahari terbit sampai terbenam, pundaknya sering menjadi kaku menahan dingin, ia kelelahan karena mendorong dengan seluruh kemampuannya. Setiap malam laki-laki itu kembali ke kamarnya dengan sedih dan cemas, merasa bahwa sepanjang harinya kosong dan tersia-sia.
Ketika laki-laki itu mulai putus asa, si Iblis pun mulai mengambil bagian untuk mengacaukan pikirannya " Sekian lama kau telah mendorong batu itu tetapi batu itu tidak bergeming. Apa kau ingin bunuh diri? Kau tidak akan pernah bisa memindahkannnya."
Lalu, ditunjukkannya pada laki-laki itu bahwa tugas itu sangat tidak masuk akal dan salah. Pikiran tersebut kemudian membuat laki-laki itu putus asa dan patah semangat.
"Mengapa aku harus bunuh diri seperti ini?" pikirnya. "Aku akan menyisihkan waktuku, dengan sedikit usaha, dan itu akan cukup baik."
Dan itulah yang direncanakan, sampai suatu hari diputuskannya untuk berdoa dan membawa pikiran yang mengganggu itu kepada Tuhan.
"Tuhan," katanya " Aku telah bekerja keras sekian lama dan melayaniMu, dengan segenap kekuatanku melakukan apa yang Kau inginkan. Tetapi sampai sekarang aku tidak dapat menggerakkan batu itu setengah milimeterpun. Mengapa? Mengapa aku gagal?'"
Tuhan mendengarnya dengan penuh perhatian," Sahabatku, ketika aku memintamu untuk melayaniKu dan kau menyanggupi, Aku berkata bahwa tugasmu adalah mendorong batu itu dengan seluruh kekuatanmu seperti yang telah kau lakukan. Tapi tidak sekalipun Aku berkata bahwa kau mesti menggesernya. Tugasmu hanyalah mendorong. Dan kini kau datang padaKu dengan tenaga terkuras, berpikir bahwa kau telah gagal. tetapi apakah benar? Lihatlah dirimu. Lenganmu kuat dan berotot, punggungmu tegap dan coklat, tanganmu keras karena tekanan terus-
menerus, dan kakimu menjadi gempal dan kuat. Sebaliknya kau telah bertumbuh banyak dan kini kemampuanmu melebihi sebelumnya. Meski kau belum menggeser batu itu. Tetapi panggilanmu adalah menurut dan mendorong dan belajar untuk setia dan percaya akan hikmatKu. Ini yang kau telah selesaikan. Aku, sahabatku, sekarang akan memindahkan batu itu. "
Terkadang, ketika kita mendengar suara Tuhan, kita cenderung menggunakan pikiran kita untuk menganalisa keinginanNya, sesungguhnya apa yang Tuhan inginkan adalah hal-hal yang sangat sederhana agar menuruti dan setia kepadaNya....
Dengan kata lain, berlatih menggeser gunung-gunung, tetapi kita tahu bahwa Tuhan. selalu ada dan Dialah yang dapat memindahkannya. Ketika segala sesuatu kelihatan keliru.... lakukan P.U.S.H. (PUSH = dorong).
Ketika orang-orang tidak berlaku seperti yang semestinya mereka lakukan....  P.U.S.H :
P. Pray
U. Until
S. Something
H. Happens
Tuhan memberkati....


Masa Prapaskah



MENGAPA KITA BERPUASA?



1. Berpuasa mempertajam mata rohani kita - membantu kita melihat apa yang Tuhan lihat.

2. Berpuasa berarti semakin serupa dengan Kristus, yang sering kali berpuasa.

3. Berpuasa adalah cara yang BERITA DUKA baik guna mengingatkan kita untuk berdoa, sebagai ganti makan.

4. Berpuasa membantu kita mengurangi berat badan dan merasa tetap bugar.

5. Berpuasa berarti menghemat uang (membeli lebih sedikit makanan!)

6. Berpuasa berarti menghemat waktu (melewatkan waktu makan!) di mana semua orang serba sibuk dan tidak punya waktu luang.

7. Berpuasa membuat kita merasa bahagia (jika kita melewatkan hari puasa dengan berhasil.)

8. Berpuasa meningkatkan rasa disiplin diri sehingga kita dapat berbuat lebih banyak kebaikan kepada sesama.



sumber : The Young Saints Club; www.geocities.com/Athens/1619



MENGAPA KITA BERPANTANG?



 Ada dua alasan utama. Pertama, sebagai kurban silih atas dosa-dosa kita. Kita melukai hati Tuhan dan sesama ketika kita berdosa. Kedua, dan yang paling utama, kita melukai hati Tuhan dan sesama karena kita kurang dapat mengendalikan diri. Ketika kita tergoda untuk melakukan sesuatu yang jahat (atau tidak melakukan sesuatu yang baik). Kita jatuh dalam pencobaan karena kita tidak mempunyai kehendak yang kuat untuk melakukan yang baik.



Jika kalian ingin belajar mengendalikan diri, mulailah dari hal-hal yang kecil. Selama beberapa minggu berpantanglah sesuatu yang kalian sukai. Misalnya berpantang permen, atau berpantang menonton acara TV yang kalian sukai, atau berpantang pergi ke bioskop.



sumber : P. Richard Lonsdale; Catholic1 Publishing Company;



ULANG  TAHUN



Kami mengucapkan selamat hari ulang tahun bagi para umat yang merayakannya :



22/03     Eddy Soewanto

24/03     Riana Wigati

01/04     Hubert Yong

02/04     Georgina Hartono

02/04     William Dwiputra

03/04     Dicky Iwan H

03/04     Victoria

04/04     Michelle Viau

06/04     Pitter Winata

08/04     Kiera Kiley

08/04     Ricardo Codutti


Laporan Keuangan
februari12

Saldo Awal: $ 2,020.43
Pemasukan:         $    10.00
Pengeluaran:        $    0.00
Saldo Akhir:         $ 2,030.43

Hasil kolekte  sebesar $ 95.00 dan diserahkan kepada rumah

***







Agenda

APRIL’12

Misa Biasa:



Dilanjutkan dengan ramah tamah.



Waktu:

Minggu, 8 April 2012

Pukul: 12:30

Tempat:

Kapel Biara SCJ

2830 Est Boulevard Gouin

Montreal, QC - H2B 1Y7







Telah meninggal dunia,



Sdri. Theresia Ko

Kakak dari Sdri. Veronica

Pada 16 Maret 2012

di  Indonesia

Kami mengucapkan turut berduka cita. Semoga arwahnya mendapat tempat di sisi Allah Bapa di surga dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan.






Terima Kasih



Kami mengucapkan terima kasih kepada:



Tessa, Vanessa dan Jessyln

Yang telah bertugas sebagai puteri-puteri altar, pada misa bulan ini.



Untuk misa Perayaan Paskah yang akan bertugas sebagai putra-putri altar sebagi berikut:

Chrysant Alexandra,

 Melvin Ong,

 Nathasya & Nikita Lazakar.

No comments:

Post a Comment